-->

Menjelajahi Peninggalan Nabi di Istana Topkapi

 


Mengenal Lebih Dekat Peninggalan Nabi di Topkapi Palace, Istanbul


Istana Topkapi Turki

Topkapi Palace adalah istana yang terletak di Istanbul, yang pernah menjadi kediaman resmi dan pusat administrasi sultan-sultan Kekaisaran Ottoman selama lebih dari 600 tahun. Istana ini dibangun pada tahun 1459 atas perintah Sultan Mehmed II setelah penaklukan Konstantinopel. Istana ini terletak di antara Laut Marmara, Selat Bosphorus, dan Teluk Emas di Semenanjung Istanbul. Istana ini memiliki luas sekitar 700.000 meter persegi dan terdiri dari empat halaman utama dan beberapa bangunan kecil di sekitarnya. Istana ini juga dikelilingi oleh tembok dan pintu gerbang yang kokoh.

Istana Topkapi resmi menjadi museum atas dasar dekrit pemerintah pada 3 April 1924, setelah Turki Utsmaniyah jatuh. Kompleks Istana Topkapi dibagi empat lapangan utama dan juga beberapa bangunan kecil di sekitarnya. Salah satu bangunan yang paling menarik adalah Paviliun Peninggalan Suci, yang menyimpan banyak barang bersejarah yang berkaitan dengan para Nabi dan Ka'bah.

 

Peninggalan Nabi di Istana Topkapi

Di dalam Paviliun Peninggalan Suci, Anda bisa melihat berbagai peninggalan Nabi yang sangat berharga dan langka. Peninggalan Nabi ini dikumpulkan oleh para sultan Utsmaniyah dari abad ke-16 hingga abad ke-20, sebagai bagian dari tugas mereka untuk memelihara dan memperbaiki Ka'bah di Mekah, sebagai Khalifah Islam. Karena banyak benda-benda yang harus diganti dari waktu ke waktu, benda yang lama dibawa ke Istana Topkapi dan menjadi koleksi peninggalan suci. 

Berikut adalah beberapa peninggalan Nabi yang bisa Anda lihat di Istana Topkapi:

1. Peninggalan Nabi Muhammad SAW 

Dari peninggalan Nabi Muhammad SAW, Istana Topkapi memiliki:

- **Mantel Nabi (Hirka-i Saadet)**: Mantel wol berlengan lebar dengan panjang 124 cm, yang diberikan oleh Nabi sendiri kepada Qa’b ibn Zubayr, seorang penyair yang memeluk Islam, sebagai imbalan atas ode yang dia bacakan di hadapan Nabi¹. Mantel ini kemudian menjadi simbol kekhalifahan dan dipindahkan dari Bani Umayyah ke Abbasiyah, dan akhirnya ke Utsmaniyah.

- **Rambut janggut Nabi**: Beberapa helai rambut dari janggut Nabi, yang disimpan dalam sebuah kotak berhias permata.

- **Gigi Nabi**: Sebuah gigi Nabi yang rusak dari pertempuran Uhud, yang disimpan dalam sebuah kotak berbentuk gigi.

- **Jejak kaki Nabi**: Sebuah cetakan kaki kanan Nabi, yang terbentuk saat peristiwa Mi'raj, ketika Nabi naik ke langit dan bertemu dengan Allah. Cetakan ini dibuat dari batu dan disimpan dalam sebuah kotak berhias permata.

- **Surat Nabi**: Beberapa surat yang ditulis oleh Nabi atau atas nama Nabi, yang ditujukan kepada para penguasa negara asing, seperti Kaisar Romawi, Raja Persia, dan Raja Ethiopia. Surat-surat ini ditulis dalam bahasa Arab dengan huruf kufi, dan disimpan dalam bingkai kaca.

- **Stempel Nabi (Muhr-i Saadet)**: Sebuah cincin dengan frase Muhammad Rasulullah yang tertulis di atasnya, yang digunakan oleh Nabi untuk menandatangani surat-suratnya. Cincin ini dibuat dari batu akik merah persegi panjang, dan disimpan dalam sebuah kotak berhias permata.

- **Busur panah Nabi**: Sebuah busur panah yang digunakan oleh Nabi dalam beberapa pertempuran, seperti Badar, Uhud, dan Khandaq. Busur ini dibuat dari kayu dan kulit, dan disimpan dalam sebuah kotak berhias permata.

- **Pedang Nabi**: Empat pedang yang dimiliki oleh Nabi, yaitu Zulfikar, Dhu al-Fiqar, Qal'i, dan Al-Ma'thur. Pedang-pedang ini dibuat dari besi dan perak, dan disimpan dalam sebuah kotak berhias permata. Pedang Zulfikar adalah pedang yang diberikan oleh Nabi kepada Ali bin Abi Thalib, sepupu dan menantu Nabi, sebagai hadiah atas keberaniannya dalam pertempuran Khandaq. Pedang Dhu al-Fiqar adalah pedang yang diperoleh oleh Nabi dari salah satu musuhnya dalam pertempuran Badar. Pedang Qal'i adalah pedang yang dibeli oleh Nabi dari seorang pedagang Yahudi di Madinah. Pedang Al-Ma'thur adalah pedang yang dimiliki oleh Nabi sebelum dia menerima wahyu yang pertama di Mekah.

 

2. Peninggalan Nabi lainnya 

Selain peninggalan Nabi Muhammad SAW, Istana Topkapi juga memiliki peninggalan Nabi lainnya, seperti: 

- **Nampan Nabi Ibrahim AS**: Sebuah nampan yang digunakan oleh Nabi Ibrahim AS, yang dibuat dari tembaga dan berukir dengan motif bunga. Nampan ini disimpan dalam sebuah kotak berhias permata.

- **Tongkat Nabi Musa AS**: Sebuah tongkat yang digunakan oleh Nabi Musa AS, yang dibuat dari kayu dan berukir dengan motif bintang. Tongkat ini disimpan dalam sebuah kotak berhias permata.

- **Pedang Nabi Daud AS**: Sebuah pedang yang dimiliki oleh Nabi Daud AS, yang dibuat dari besi dan berukir dengan motif daun. Pedang ini disimpan dalam sebuah kotak berhias permata.

- **Jubah Nabi Yusuf AS**: Sebuah jubah yang dikenakan oleh Nabi Yusuf AS, yang dibuat dari kain sutra dan berwarna hijau. Jubah ini disimpan dalam sebuah kotak berhias permata.

 

Topkapi Palace Menjadi Tempat Wisata Sejarah yang Menarik

Topkapi Palace menjadi tempat wisata sejarah yang menarik karena menyimpan banyak koleksi berharga yang berkaitan dengan sejarah Islam dan Kekaisaran Ottoman. Salah satu koleksi yang paling menarik adalah peninggalan Nabi dan sahabat-sahabatnya yang disebut sebagai Sacred Relics. Peninggalan ini termasuk mantel, janggut, gigi, jejak kaki, surat, busur, dan pedang Nabi Muhammad SAW, serta tongkat Nabi Musa AS, pedang Nabi Daud AS, jubah Nabi Yusuf AS, dan nampan Nabi Ibrahim AS. Selain itu, ada juga koleksi pedang, kemeja, mantel, dan sajadah putri Nabi Muhammad SAW, Fatimah, serta pedang sahabat-sahabat Nabi seperti Abu Bakar, Umar, Utsman, dan Ali.

Peninggalan Nabi dan sahabat-sahabatnya ini dikumpulkan oleh para sultan Ottoman dari abad ke-16 hingga abad ke-20. Mereka mendapatkan peninggalan ini dari berbagai sumber, seperti hadiah, warisan, atau hasil penaklukan. Mereka juga memiliki tugas untuk memelihara dan memperbaiki Ka’bah di Mekah, sehingga mereka mendapatkan peninggalan yang berasal dari sana. Peninggalan ini kemudian disimpan di Topkapi Palace dan dijadikan sebagai simbol kekhalifahan dan kekuasaan Ottoman. Pada tahun 1924, setelah runtuhnya Kekaisaran Ottoman, Topkapi Palace diubah menjadi museum dan peninggalan Nabi dan sahabat-sahabatnya dipamerkan kepada publik.

 

Bagaimana cara mengunjungi Istana Topkapi?

Untuk mengunjungi Istana Topkapi, Anda bisa menggunakan transportasi umum seperti bus, trem, atau metro. Istana Topkapi berada di dekat beberapa tempat wisata lain, seperti Hagia Sophia, Masjid Biru, dan Hipodrom. Anda bisa berjalan kaki dari tempat-tempat tersebut ke Istana Topkapi, atau naik trem dari stasiun Sultanahmet.

Berikut adalah beberapa informasi yang dapat membantu Anda:

1. Jam buka

Istana Topkapi buka setiap hari kecuali Selasa, dari pukul 09:00 hingga 18:00. Jam terakhir masuk adalah pukul 17:00. Istana juga tutup pada beberapa hari libur nasional, seperti 1 Januari, 21 April, dan 28 Juni1.

2. Harga tiket

Ada beberapa jenis tiket untuk Istana Topkapi, tergantung pada bagian mana yang ingin Anda kunjungi. Anda bisa membeli tiket gabungan untuk Museum Istana Topkapi, Bagian Harem, dan Gereja Hagia Irene, atau tiket terpisah untuk masing-masing bagian. Harga tiket per Januari 2022 adalah sebagai berikut:

Tiket gabungan: 650 Lira Turki

Tiket Museum Istana Topkapi: 500 Lira Turki

Tiket Harem: 225 Lira Turki

Tiket Hagia Irene: 180 Lira Turki

Tiket diskon untuk mahasiswa asing berusia 12-25 tahun: 45-35 Lira Turki

Tiket gratis untuk anak-anak di bawah 12 tahun

3. Cara menuju ke sana

Anda bisa menuju ke Istana Topkapi dengan menggunakan transportasi umum seperti bus, tram, atau metro. Anda bisa turun di stasiun Sultanahmet atau Gülhane dan berjalan kaki menuju ke pintu gerbang utama istana. Anda juga bisa menggunakan taksi atau layanan ride-hailing seperti Uber atau BiTaksi12.

4. Apa saja yang bisa Anda lihat di sana

Istana Topkapi memiliki banyak bangunan, taman, dan teras yang menarik untuk dijelajahi. Anda bisa melihat berbagai koleksi berharga yang berkaitan dengan sejarah Islam dan Kekaisaran Ottoman, seperti peninggalan Nabi dan sahabat-sahabatnya, perhiasan, keramik, tekstil, senjata, dan manuskrip. Anda juga bisa mengagumi arsitektur dan dekorasi yang indah dan megah, serta pemandangan kota dan Bosphorus yang mempesona. Beberapa bagian istana yang paling populer adalah Harem, Audience Hall, Imperial Kitchen, dan Treasury134.


Kesimpulan

Topkapi Palace adalah salah satu tempat wisata sejarah yang menarik di Istanbul, Turki. Di sini, Anda bisa melihat berbagai peninggalan Nabi dan sahabat-sahabatnya yang disimpan dengan baik. Peninggalan ini termasuk mantel, janggut, gigi, jejak kaki, surat, busur, dan pedang Nabi Muhammad SAW, serta tongkat Nabi Musa AS, pedang Nabi Daud AS, jubah Nabi Yusuf AS, dan nampan Nabi Ibrahim AS. Selain itu, ada juga koleksi pedang, kemeja, mantel, dan sajadah putri Nabi Muhammad SAW, Fatimah, serta pedang sahabat-sahabat Nabi seperti Abu Bakar, Umar, Utsman, dan Ali. Menjelajahi peninggalan Nabi dan sahabat-sahabatnya di Topkapi Palace memiliki banyak manfaat, baik dari segi sejarah, budaya, maupun spiritual. Anda bisa belajar, mengagumi, dan merasakan peninggalan tersebut dengan mengikuti aturan yang berlaku di dalam museum.


Map Istana Topkapi

 


Semoga informasi ini bermanfaat untuk Anda. Selamat menjelajahi Istana Topkapi! 😊


My Profile:

Salam! Saya Riesty, seorang penulis konten kreatif dengan fokus pada bidang keahlian CEO (Content, Experience, Optimization). Saya memiliki passion yang mendalam dalam menghasilkan materi konten yang informatif, inspiratif, dan berkualitas tinggi. Dengan latar belakang dalam industri ini, saya memahami pentingnya menghubungkan pengalaman pengguna yang luar biasa dengan optimalisasi konten yang cerdas.

Sebagai seorang penulis, saya percaya bahwa setiap kata memiliki kekuatan untuk menginspirasi, mengedukasi, dan menghubungkan. Saya senang berkolaborasi dengan klien untuk menciptakan konten yang tidak hanya menggugah rasa ingin tahu, tetapi juga memiliki dampak positif bagi audiens. Keahlian saya dalam bidang CEO memungkinkan saya untuk merangkul pendekatan yang holistik dalam strategi konten, dengan menggabungkan pengalaman, keahlian, kewenangan, dan kepercayaan.