-->

Lebih dari Pantai: 5 Situs Budaya dan Sejarah yang Patut Dikunjungi di Maladewa

Jelajahi lebih dari sekadar pantai di Maladewa dengan mengunjungi 5 situs budaya dan sejarah yang menakjubkan. Temukan keindahan arkeologi dan warisan budaya yang kaya di surga tropis ini. 

Pendahuluan

Maladewa, sebuah negara kepulauan tropis yang terkenal dengan pantai-pantai berpasir putih, air laut biru jernih, dan bawah laut yang menakjubkan. Namun, di balik keindahan alamnya yang memukau, Maladewa juga menyimpan sejarah dan kebudayaan yang kaya. Terdapat berbagai situs bersejarah dan budaya yang menarik untuk dijelajahi di antara pulau-pulau indahnya. Jika Anda ingin lebih dari sekadar bersantai di pantai, inilah lima situs budaya dan sejarah yang patut dikunjungi di Maladewa untuk memperkaya perjalanan Anda.

5 Situs Budaya dan Sejarah yang Patut Dikunjungi di Maladewa

Hukuru Miskiy (Masjid Agung)



Hukuru Miskiy, juga dikenal sebagai Masjid Agung, adalah sebuah bangunan bersejarah yang terletak di ibu kota Maladewa, Malé. Masjid ini merupakan salah satu contoh arsitektur Islam klasik yang indah dan menjadi salah satu situs bersejarah yang paling penting di negara ini. Dibangun pada abad ke-17 oleh Sultan Ibrahim Iskandar I, Hukuru Miskiy menggambarkan kemegahan masa lampau Maladewa.

Anda akan terpesona dengan ornamen ukiran kayu yang rumit dan desain langit-langit yang menakjubkan. Dengan memasuki masjid ini, Anda akan merasakan kedamaian dan keanggunan yang mengalir dari setiap sudutnya. Hukuru Miskiy juga menampung koleksi prasasti batu kuno dan artefak sejarah yang mengungkapkan cerita tentang masa lalu Maladewa.

Museum Nasional Maladewa


Untuk mendalami sejarah dan kebudayaan Maladewa lebih lanjut, kunjungi Museum Nasional Maladewa di Malé. Museum ini menyajikan kisah yang menyeluruh tentang perjalanan Maladewa dari masa prasejarah hingga masa kini. Di dalamnya, Anda akan menemukan koleksi artefak, seni rupa, dan barang antik yang menggambarkan kehidupan tradisional dan sejarah kelautan pulau-pulau Maladewa. 

Salah satu daya tarik utama museum adalah patung batu yang berusia lebih dari 4.000 tahun, yang merupakan salah satu peninggalan terpenting dari Zaman Perunggu di Maladewa. Museum Nasional Maladewa adalah tempat yang sempurna untuk memahami akar budaya dan warisan unik negara ini.

Kota Kuno Addu

Perjalanan ke Addu Atoll akan membawa Anda ke situs budaya bersejarah yang menarik, yaitu Kota Kuno Addu. Pernah menjadi pusat perdagangan yang makmur di Maladewa selama abad ke-19, kota ini menampilkan jejak-jejak bersejarah masa lalu yang memukau.

Terutama, Anda akan menemukan struktur-struktur bersejarah seperti Hulhumeedhoo Beyru dan Koagannu Tomb, yang mengungkapkan cerita tentang kerajaan dan masyarakat pada zaman dahulu. Melihat reruntuhan ini, Anda akan terkesima dengan sejarah yang tersembunyi di pulau-pulau terpencil ini. 

Kota Beru

Kota Beru, yang terletak di Atoll Raa, adalah contoh nyata dari seni dan budaya tradisional di Maladewa. Tempat ini terkenal dengan kerajinan tangan yang indah, khususnya pembuatan perahu tradisional yang disebut "dhoni."

Dhoni adalah bagian penting dari kehidupan sehari-hari penduduk setempat karena digunakan untuk berbagai kegiatan seperti perikanan dan transportasi. Di Kota Beru, Anda dapat menyaksikan proses pembuatan dhoni secara langsung dan mendapatkan wawasan tentang kecintaan orang Maladewa terhadap kearifan lokal mereka.

Makam Naifaru

Di pulau Naifaru, Anda akan menemukan makam Naifaru yang dikenal sebagai "Makam Medu." Tempat ini adalah situs budaya yang penting bagi masyarakat Maladewa karena menjadi tempat peristirahatan terakhir raja-raja dan pemimpin suku. 

Makam Naifaru dikelilingi oleh pohon kelapa yang tinggi, menciptakan suasana yang tenang dan sakral. Saat Anda berjalan di antara makam-makam ini, Anda akan merenungkan sejarah kuno dan warisan budaya bangsa ini.

 

FAQs:

Apa saja situs budaya dan sejarah yang harus dikunjungi di Maladewa?

  • Hukuru Miskiy (Masjid Agung) - Menampilkan arsitektur Islam klasik dan artefak bersejarah.
  • Museum Nasional Maladewa - Menyajikan koleksi artefak dan barang antik yang mencerminkan sejarah dan kebudayaan Maladewa.
  • Kota Kuno Addu - Menampilkan reruntuhan bersejarah dan jejak-jejak masa lalu di Maladewa.
  • Kota Beru - Terkenal dengan kerajinan tangan dan pembuatan perahu tradisional "dhoni."
  • Makam Naifaru - Tempat peristirahatan terakhir raja-raja dan pemimpin suku Maladewa

Bagaimana cara mencapai Kota Kuno Addu di Maladewa?

Untuk mencapai Kota Kuno Addu, Anda dapat menggunakan transportasi laut seperti feri atau kapal dari Malé ke Addu Atoll. Setelah sampai di Atoll Addu, Anda bisa menggunakan transportasi lokal untuk mencapai Kota Kuno Addu. 

Apa yang menarik dari Hukuru Miskiy (Masjid Agung)?

Hukuru Miskiy menarik karena merupakan salah satu contoh arsitektur Islam klasik yang indah di Maladewa. Di dalamnya terdapat ornamen ukiran kayu yang rumit dan koleksi artefak bersejarah

Apa yang menjadi daya tarik Kota Beru di Maladewa?

Kota Beru terkenal dengan pembuatan perahu tradisional "dhoni." Di sini, Anda dapat menyaksikan proses pembuatan dhoni secara langsung dan memahami kecintaan orang Maladewa terhadap kearifan lokal mereka. 

Apa yang menarik dari Makam Naifaru?

Makam Naifaru adalah tempat peristirahatan terakhir raja-raja dan pemimpin suku di Maladewa. Tempat ini memiliki suasana yang tenang dan sakral, serta dikelilingi oleh pohon kelapa yang tinggi. 

Apa sajakah situs bersejarah di Kota Kuno Addu?

Di Kota Kuno Addu, Anda akan menemukan struktur-struktur bersejarah seperti Hulhumeedhoo Beyru dan Koagannu Tomb, yang mengungkapkan cerita tentang masa lalu Maladewa. 

Kesimpulan

Jelajahi lebih dari sekadar pantai di Maladewa dengan mengunjungi 5 situs budaya dan sejarah yang menakjubkan. Dari arsitektur Islam klasik di Hukuru Miskiy hingga seni pembuatan perahu tradisional di Kota Beru, setiap situs menawarkan pengalaman budaya dan sejarah yang berharga. Bersiaplah untuk terpesona oleh keindahan arkeologi dan warisan budaya yang tersembunyi di surga tropis ini.